TXT Record adalah salah satu jenis DNS record yang memungkinkan pemilik domain menyimpan informasi berbentuk teks pada Domain Name System (DNS). Informasi tersebut dapat digunakan oleh berbagai layanan untuk melakukan verifikasi domain, menerapkan kebijakan email, serta menyediakan data tertentu yang dapat dibaca melalui DNS.
Berbeda dengan A Record yang digunakan untuk mengarahkan nama domain ke alamat IPv4 atau MX Record yang menentukan server penerima email, TXT Record tidak secara langsung mengarahkan trafik website. Record ini lebih banyak digunakan untuk menyampaikan informasi atau instruksi kepada sistem lain yang melakukan pemeriksaan DNS.
Dalam praktiknya, TXT Record banyak ditemukan ketika menghubungkan domain dengan layanan pihak ketiga, melakukan verifikasi kepemilikan domain, atau mengatur autentikasi email seperti SPF, DKIM, dan DMARC.
Bagaimana Cara Kerja TXT Record?
TXT Record disimpan pada zona DNS sebuah domain. Ketika sebuah layanan membutuhkan informasi tertentu, layanan tersebut dapat melakukan DNS query terhadap nama domain atau hostname yang telah ditentukan untuk membaca nilai TXT yang tersedia.
Sebagai contoh, sebuah layanan dapat meminta pemilik domain menambahkan kode verifikasi tertentu sebagai TXT Record. Setelah record dibuat dan tersedia melalui DNS, layanan tersebut melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa kode yang diminta benar-benar terdapat pada domain.
Keberadaan kode tersebut dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk membuktikan bahwa pengguna memiliki kemampuan mengelola DNS domain yang sedang diverifikasi.
Apa Fungsi TXT Record?
TXT Record dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Beberapa penggunaan yang paling umum antara lain:
- Verifikasi kepemilikan atau kontrol terhadap domain.
- Mempublikasikan kebijakan SPF untuk email.
- Mendukung autentikasi DKIM.
- Menerapkan kebijakan DMARC.
- Melakukan verifikasi domain pada layanan pihak ketiga.
- Menyediakan informasi berbasis teks yang dibutuhkan oleh aplikasi atau layanan tertentu.
Format nilai TXT Record bergantung pada layanan atau protokol yang menggunakannya. Karena itu, nilai yang diberikan oleh penyedia layanan sebaiknya dimasukkan sesuai petunjuk tanpa mengubah bagian yang tidak diperlukan.
TXT Record untuk Verifikasi Domain
Salah satu penggunaan TXT Record yang umum adalah verifikasi domain. Penyedia layanan biasanya memberikan sebuah string atau kode unik yang harus ditambahkan ke DNS.
Secara sederhana, konfigurasi dapat terlihat seperti berikut:
Type: TXT
Name: @
Value: kode-verifikasi-yang-diberikan-layanan
Contoh tersebut hanya merupakan ilustrasi. Nama host dan nilai TXT yang sebenarnya harus mengikuti petunjuk dari layanan yang sedang digunakan.
Setelah record tersedia melalui DNS, penyedia layanan akan memeriksa keberadaannya sebelum menyelesaikan proses verifikasi.
TXT Record untuk SPF
SPF atau Sender Policy Framework digunakan untuk mempublikasikan kebijakan mengenai server yang diizinkan mengirim email atas nama suatu domain. Kebijakan SPF dipublikasikan sebagai TXT Record.
Contoh bentuk sederhananya:
v=spf1 include:example.com -all
Nilai tersebut hanya contoh struktur dan tidak boleh langsung digunakan sebagai konfigurasi domain. SPF harus disusun berdasarkan layanan email serta server pengirim yang benar-benar digunakan.
Konfigurasi SPF yang salah dapat menyebabkan server pengirim yang sah tidak tercakup dalam kebijakan atau membuat mekanisme autentikasi email tidak bekerja sebagaimana diharapkan.
TXT Record untuk DKIM
DKIM atau DomainKeys Identified Mail menggunakan tanda tangan kriptografis untuk membantu server penerima memverifikasi bahwa email ditandatangani oleh sistem yang memiliki private key yang sesuai dan bahwa bagian pesan yang ditandatangani tidak berubah selama pengiriman.
Public key DKIM umumnya dipublikasikan melalui DNS menggunakan TXT Record pada hostname yang memiliki selector tertentu, misalnya:
selector._domainkey.example.com
Nama selector dan nilai DKIM berbeda pada setiap konfigurasi. Data yang diberikan oleh sistem email harus dipasang sesuai petunjuk penyedia layanan.
TXT Record untuk DMARC
DMARC atau Domain-based Message Authentication, Reporting and Conformance memungkinkan pemilik domain mempublikasikan kebijakan mengenai penanganan email yang berkaitan dengan autentikasi SPF dan DKIM serta alignment yang diperiksa oleh DMARC.
DMARC biasanya dipublikasikan sebagai TXT Record pada hostname:
_dmarc.example.com
Salah satu contoh struktur DMARC adalah:
v=DMARC1; p=none;
Contoh tersebut hanya menunjukkan bentuk dasar record. Kebijakan DMARC sebaiknya ditentukan berdasarkan konfigurasi dan kebutuhan email domain, bukan sekadar menyalin nilai dari domain lain.
Perbedaan TXT Record dengan Record DNS Lainnya
Setiap jenis DNS record memiliki fungsi berbeda. A Record digunakan untuk memetakan hostname ke alamat IPv4, AAAA Record digunakan untuk alamat IPv6, CNAME membuat alias menuju nama domain lain, dan MX Record digunakan untuk menentukan mail server yang menerima email untuk domain.
TXT Record berbeda karena berisi data teks yang dapat digunakan oleh protokol dan layanan tertentu. Karena sifatnya yang fleksibel, satu domain dapat memiliki beberapa TXT Record untuk kebutuhan yang berbeda.
Apakah Domain Bisa Memiliki Banyak TXT Record?
Ya. Sebuah nama domain atau hostname dapat memiliki beberapa TXT Record. Hal ini umum terjadi karena masing-masing record dapat digunakan untuk verifikasi layanan, autentikasi email, atau kebutuhan lainnya.
Namun, aturan dari protokol yang menggunakan TXT tersebut tetap harus diperhatikan. Sebagai contoh, mempublikasikan lebih dari satu SPF record terpisah pada nama yang sama dapat menyebabkan evaluasi SPF menghasilkan PermError. Jika terdapat beberapa sumber pengiriman email, mekanismenya perlu disusun dalam satu kebijakan SPF yang valid.
Berapa Lama TXT Record Aktif Setelah Ditambahkan?
Perubahan DNS tidak selalu terlihat secara bersamaan dari seluruh jaringan. Setelah TXT Record dibuat atau diubah, resolver DNS dapat masih menyimpan data sebelumnya di dalam cache sampai masa TTL atau Time to Live berakhir.
Karena itu, perubahan dapat terlihat dengan cepat pada satu resolver tetapi belum terlihat pada resolver lainnya. Lama proses tersebut bergantung pada TTL, cache DNS, konfigurasi nameserver, dan kondisi infrastruktur DNS yang digunakan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membuat TXT Record
Kesalahan kecil pada TXT Record dapat menyebabkan proses verifikasi atau konfigurasi layanan gagal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Pastikan hostname atau Name sesuai petunjuk layanan.
- Salin nilai TXT dengan benar.
- Hindari menambahkan spasi atau karakter yang tidak diperlukan.
- Periksa apakah control panel menambahkan nama domain secara otomatis pada kolom Name.
- Pastikan domain menggunakan nameserver tempat record tersebut dibuat.
- Perhatikan TTL ketika melakukan perubahan.
- Jangan menghapus TXT Record lain jika belum mengetahui fungsinya.
Antarmuka pengelolaan DNS dapat berbeda pada setiap penyedia. Sebagian panel meminta nama lengkap hostname, sedangkan panel lain secara otomatis menambahkan nama domain di belakang nilai yang dimasukkan.
Cara Mengecek TXT Record
TXT Record dapat diperiksa melalui DNS lookup menggunakan perintah atau layanan pemeriksaan DNS. Pada sistem yang menyediakan perintah dig, salah satu contoh pemeriksaannya adalah:
dig TXT example.com
Untuk record yang berada pada hostname tertentu, pemeriksaan harus dilakukan terhadap hostname tersebut. Misalnya, record DMARC diperiksa pada _dmarc.example.com, bukan hanya pada domain utamanya.
Jika record belum ditemukan setelah perubahan, periksa kembali nameserver aktif, hostname, nilai record, serta kemungkinan cache DNS sebelum melakukan perubahan tambahan.
Kesimpulan
TXT Record adalah jenis DNS record yang digunakan untuk mempublikasikan informasi berbentuk teks melalui DNS. Record ini banyak digunakan untuk verifikasi domain, SPF, DKIM, DMARC, dan integrasi dengan berbagai layanan.
Walaupun terlihat sederhana, nilai TXT Record perlu dibuat secara tepat karena setiap layanan dapat menentukan hostname dan format yang berbeda. Kesalahan pada nama, nilai, atau konfigurasi DNS dapat menyebabkan proses verifikasi maupun autentikasi email tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Sebelum menambah, mengubah, atau menghapus TXT Record, pastikan fungsi record tersebut telah diketahui dan ikuti konfigurasi yang diberikan oleh layanan terkait.
Pertanyaan Umum tentang TXT Record
Apakah TXT Record mempengaruhi website?
TXT Record umumnya tidak digunakan untuk menentukan alamat server website seperti A Record atau AAAA Record. Namun, mengubah atau menghapus TXT Record tertentu dapat mempengaruhi layanan yang bergantung padanya, seperti verifikasi domain dan autentikasi email.
Apakah satu domain boleh memiliki beberapa TXT Record?
Ya. Sebuah domain dapat memiliki beberapa TXT Record untuk kebutuhan berbeda. Namun, aturan protokol masing-masing tetap harus dipatuhi, termasuk ketentuan SPF mengenai kebijakan yang dipublikasikan pada nama domain yang sama.
Kenapa TXT Record belum terdeteksi setelah ditambahkan?
Penyebabnya dapat berupa cache DNS, TTL yang belum berakhir, kesalahan hostname atau nilai record, record dibuat pada DNS zone yang bukan otoritatif, atau nameserver domain mengarah ke penyedia DNS yang berbeda.
Apakah TXT Record boleh dihapus setelah verifikasi berhasil?
Tergantung layanan yang menggunakannya. Beberapa layanan mungkin masih melakukan pemeriksaan ulang sehingga record perlu dipertahankan. Sebaiknya jangan menghapus TXT Record verifikasi kecuali dokumentasi layanan menyatakan bahwa record tersebut sudah tidak diperlukan.
