PHP merupakan salah satu teknologi utama yang digunakan oleh banyak website, terutama website yang dibangun menggunakan CMS seperti WordPress dan aplikasi berbasis PHP lainnya. Versi PHP yang digunakan server dapat memengaruhi kompatibilitas, keamanan, performa, dan fitur website.
cPanel menyediakan beberapa metode untuk mengatur versi PHP website. Pada sebagian layanan hosting, pengaturan dilakukan melalui MultiPHP Manager, sedangkan pada server tertentu tersedia fitur Select PHP Version.
Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari cara merubah versi PHP di cPanel, mulai dari memeriksa versi PHP yang sedang digunakan, memilih versi baru, hingga melakukan pengecekan setelah perubahan.
Apa Itu Versi PHP?
Versi PHP adalah versi dari bahasa pemrograman PHP yang digunakan oleh server untuk menjalankan aplikasi atau website. PHP terus dikembangkan sehingga versi yang lebih baru umumnya membawa peningkatan keamanan, performa, perbaikan bug, serta fitur baru.
Namun, tidak semua aplikasi atau website kompatibel dengan setiap versi PHP. Karena itu, perubahan versi PHP sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan aplikasi yang digunakan.
Mengapa Perlu Mengganti Versi PHP?
Mengganti versi PHP dapat dilakukan karena beberapa alasan, antara lain:
- Menggunakan versi PHP yang lebih baru dan masih mendapatkan dukungan keamanan.
- Meningkatkan kompatibilitas dengan aplikasi atau CMS terbaru.
- Meningkatkan performa website.
- Memenuhi persyaratan versi PHP dari aplikasi tertentu.
- Mengatasi masalah kompatibilitas dengan plugin atau tema tertentu.
- Mengikuti rekomendasi dari pengembang aplikasi atau CMS.
Persiapan Sebelum Mengubah Versi PHP
Sebelum mengganti versi PHP, sebaiknya lakukan beberapa persiapan untuk mengurangi risiko website mengalami error.
- Backup file website.
- Backup database website.
- Catat versi PHP yang sedang digunakan.
- Periksa persyaratan PHP dari CMS atau aplikasi yang digunakan.
- Pastikan tema dan plugin kompatibel dengan versi PHP yang akan digunakan.
Jika website merupakan website produksi, sebaiknya perubahan dilakukan pada waktu yang tepat dan setelah backup tersedia.
Cara Merubah Versi PHP di cPanel dengan MultiPHP Manager
1. Login ke cPanel
Login ke akun cPanel menggunakan username dan password hosting Anda.
2. Buka MultiPHP Manager
Pada halaman utama cPanel, cari bagian Software kemudian buka MultiPHP Manager.
Jika fitur tersebut tersedia pada akun hosting Anda, MultiPHP Manager dapat digunakan untuk menentukan versi PHP yang digunakan oleh domain atau subdomain.
3. Pilih Domain
Pada halaman MultiPHP Manager, Anda akan melihat daftar domain yang tersedia pada akun hosting.
Beri tanda centang pada domain atau subdomain yang ingin diubah versi PHP-nya.
4. Pilih Versi PHP
Setelah domain dipilih, cari menu PHP Version atau pilihan versi PHP yang tersedia.
Pilih versi PHP yang ingin digunakan, kemudian terapkan perubahan sesuai tombol atau kontrol yang tersedia pada cPanel.
5. Tunggu Perubahan Diterapkan
Setelah versi PHP diubah, tunggu beberapa saat agar konfigurasi diterapkan pada domain yang dipilih.
Setelah selesai, versi PHP website akan mengikuti konfigurasi baru tersebut.
Cara Merubah Versi PHP melalui Select PHP Version
Pada beberapa layanan hosting, pengaturan PHP tidak menggunakan MultiPHP Manager. Penyedia hosting dapat menyediakan fitur bernama Select PHP Version atau nama serupa.
1. Login ke cPanel
Masuk ke akun cPanel hosting Anda.
2. Cari Select PHP Version
Pada halaman cPanel, cari fitur Select PHP Version. Lokasi dan nama fitur dapat berbeda tergantung konfigurasi server dan penyedia hosting.
3. Pilih Versi PHP
Setelah halaman pengaturan PHP terbuka, pilih versi PHP yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan website.
4. Simpan Perubahan
Klik tombol untuk menerapkan atau menyimpan perubahan. Pada beberapa konfigurasi, perubahan versi PHP dapat diterapkan secara otomatis setelah versi dipilih.
Cara Mengetahui Versi PHP yang Sedang Digunakan
Setelah mengganti versi PHP, Anda dapat melakukan pengecekan untuk memastikan perubahan sudah diterapkan.
Salah satu cara adalah menggunakan fitur informasi PHP pada hosting atau membuat file PHP sederhana untuk menampilkan informasi konfigurasi server.
Contoh file:
<?php
phpinfo();
?>
Simpan file tersebut, misalnya dengan nama phpinfo.php, kemudian akses melalui browser pada domain Anda.
Setelah selesai melakukan pengecekan, sebaiknya hapus file tersebut dari server karena halaman phpinfo() dapat menampilkan informasi konfigurasi server yang tidak perlu tersedia untuk publik.
Apa yang Terjadi Setelah Versi PHP Diubah?
Setelah versi PHP berubah, server akan menjalankan script PHP website menggunakan versi yang baru dipilih.
Jika website dan seluruh komponennya kompatibel, website seharusnya tetap dapat berjalan normal. Namun, jika terdapat kode lama, plugin, tema, atau library yang tidak kompatibel, website dapat mengalami error.
Masalah yang Sering Terjadi Setelah Mengganti Versi PHP
1. Website Menampilkan Error
Error dapat terjadi apabila kode PHP atau aplikasi website menggunakan fungsi yang sudah tidak didukung pada versi PHP yang baru.
Periksa log error website atau server untuk mengetahui penyebabnya.
2. Plugin atau Tema Tidak Berfungsi
Pada website WordPress atau CMS lainnya, plugin dan tema yang sudah lama dapat mengalami masalah kompatibilitas setelah versi PHP dinaikkan.
Perbarui plugin, tema, dan CMS ke versi yang mendukung PHP yang digunakan.
3. Error 500
Perubahan versi PHP dapat menyebabkan HTTP 500 Internal Server Error apabila terdapat masalah pada script atau konfigurasi aplikasi.
Periksa error_log dan konfigurasi website untuk mengetahui sumber masalah.
4. Versi PHP yang Diinginkan Tidak Tersedia
Tidak semua versi PHP tersedia pada setiap server hosting. Versi yang dapat dipilih tergantung pada sistem operasi server, konfigurasi hosting, dan kebijakan penyedia layanan.
Jika versi yang dibutuhkan tidak tersedia, hubungi penyedia hosting untuk mengetahui pilihan versi PHP yang dapat digunakan.
Tips Memilih Versi PHP
- Gunakan versi PHP yang masih mendapatkan dukungan keamanan apabila aplikasi Anda kompatibel.
- Periksa dokumentasi CMS sebelum mengganti versi PHP.
- Pastikan plugin, tema, dan library mendukung versi PHP yang dipilih.
- Lakukan backup sebelum melakukan perubahan.
- Uji website setelah perubahan diterapkan.
- Jangan mempertahankan versi PHP lama hanya karena takut melakukan perubahan tanpa terlebih dahulu memeriksa kompatibilitas aplikasi.
Apakah Mengganti Versi PHP Mengubah File Website?
Mengubah versi PHP melalui pengaturan cPanel pada dasarnya mengubah versi interpreter PHP yang digunakan untuk menjalankan script. Proses tersebut tidak secara langsung mengubah isi file website atau database.
Meskipun demikian, perubahan versi PHP dapat membuat kode yang sebelumnya berjalan normal menjadi tidak kompatibel. Karena itu, backup tetap sangat disarankan sebelum melakukan perubahan.
Apakah Versi PHP Bisa Berbeda untuk Setiap Domain?
Pada server yang mendukung konfigurasi PHP per-domain, versi PHP dapat diatur berbeda untuk domain, subdomain, atau website tertentu. Fitur tersebut bergantung pada konfigurasi server dan fitur cPanel yang disediakan oleh penyedia hosting.
Jika fitur MultiPHP Manager tersedia, pengaturan biasanya dapat dilakukan dengan memilih domain yang ingin dikonfigurasi.
Kesimpulan
Cara merubah versi PHP di cPanel dapat dilakukan melalui fitur seperti MultiPHP Manager atau Select PHP Version, tergantung konfigurasi hosting yang digunakan.
Sebelum mengganti versi PHP, pastikan website, CMS, plugin, tema, dan library yang digunakan kompatibel dengan versi baru. Jangan lupa membuat backup terlebih dahulu dan melakukan pengecekan setelah perubahan diterapkan.
FAQ Cara Merubah Versi PHP di cPanel
Bagaimana cara merubah versi PHP di cPanel?
Login ke cPanel, buka MultiPHP Manager atau Select PHP Version, pilih domain yang ingin diubah, kemudian pilih versi PHP yang tersedia dan terapkan perubahan.
Kenapa MultiPHP Manager tidak tersedia di cPanel?
Tidak semua server atau paket hosting menyediakan MultiPHP Manager. Penyedia hosting dapat menggunakan fitur pengelolaan PHP yang berbeda, seperti Select PHP Version.
Apakah mengganti versi PHP dapat membuat website error?
Ya. Website dapat mengalami error jika kode, plugin, tema, atau library yang digunakan tidak kompatibel dengan versi PHP baru. Karena itu, lakukan backup dan periksa kompatibilitas sebelum melakukan perubahan.
Versi PHP berapa yang sebaiknya digunakan?
Sebaiknya gunakan versi PHP yang masih mendapatkan dukungan keamanan dan kompatibel dengan CMS, aplikasi, plugin, tema, serta library yang digunakan website.
Apakah setelah mengganti PHP perlu mengubah database?
Umumnya tidak. Mengganti versi PHP tidak secara langsung mengubah database. Namun, aplikasi yang mengakses database tetap harus kompatibel dengan versi PHP yang digunakan.
