Park domain adalah fitur hosting yang memungkinkan sebuah domain tambahan menggunakan website yang sama dengan domain utama. Dengan park domain, dua atau lebih nama domain dapat mengarah ke website yang sama tanpa harus membuat website baru.

Contohnya, sebuah website menggunakan domain utama contoh.com. Jika pemilik website juga memiliki contoh.id dan ingin kedua domain menampilkan website yang sama, domain tambahan tersebut dapat digunakan sebagai park domain sesuai dukungan dari layanan hosting.

Fungsi Park Domain

Park domain biasanya digunakan untuk mengamankan atau memanfaatkan beberapa nama domain yang berkaitan dengan satu website. Beberapa fungsi yang umum antara lain:

  • Mengarahkan beberapa domain ke website yang sama.
  • Mengamankan variasi nama domain sebuah bisnis atau brand.
  • Menggunakan ekstensi domain yang berbeda untuk website yang sama.
  • Mencegah domain tertentu digunakan oleh pihak lain.
  • Memudahkan pengunjung mengakses website melalui lebih dari satu nama domain.

Park domain cocok digunakan ketika beberapa domain memang dimaksudkan untuk menampilkan konten website yang sama.

Syarat Membuat Park Domain

Sebelum membuat park domain, pastikan domain tambahan sudah terdaftar dan dapat dikelola DNS-nya. Selain itu, paket hosting yang digunakan harus mendukung fitur domain tambahan atau alias domain.

Pada beberapa versi cPanel, istilah Parked Domain sudah tidak digunakan sebagai menu terpisah. Fungsinya dapat tersedia melalui menu Domains sebagai Domain Alias atau pengaturan domain tambahan.

Cara Membuat Park Domain di cPanel

Langkah berikut merupakan cara umum membuat park domain melalui cPanel. Nama menu dapat berbeda tergantung versi cPanel dan konfigurasi penyedia hosting.

1. Login ke cPanel

Masuk ke akun hosting kemudian buka panel kontrol cPanel. Pastikan Anda memiliki akses untuk mengelola domain pada akun hosting tersebut.

2. Buka Menu Domains

Cari dan buka menu Domains. Pada cPanel versi tertentu, domain tambahan yang berfungsi sebagai park domain dapat ditambahkan sebagai Domain Alias.

3. Tambahkan Domain

Masukkan nama domain yang ingin diparkir. Misalnya website utama menggunakan contoh.com dan domain tambahan yang ingin digunakan adalah contoh.id.

Masukkan domain tambahan tersebut tanpa perlu menambahkan http:// atau https://.

4. Simpan Konfigurasi

Setelah nama domain benar, simpan konfigurasi. Domain tambahan kemudian akan dikaitkan dengan website utama sesuai pengaturan hosting.

Atur DNS Domain yang Diparkir

Setelah park domain dibuat di hosting, DNS domain tambahan harus mengarah ke server hosting yang digunakan. Tanpa konfigurasi DNS yang benar, domain belum tentu dapat menampilkan website utama.

Salah satu metode yang umum adalah menggunakan A Record yang mengarah ke alamat IP server hosting.

Contoh:

Type  : A
Name  : @
Value : 192.0.2.10

Alamat IP pada contoh tersebut hanya ilustrasi. Gunakan alamat IP server yang diberikan oleh penyedia hosting Anda.

Pada konfigurasi tertentu, DNS juga dapat menggunakan CNAME sesuai petunjuk penyedia hosting.

Park Domain dan SSL

Domain yang diparkir sebaiknya tetap menggunakan HTTPS. Jika domain utama sudah menggunakan SSL, domain tambahan juga perlu memiliki sertifikat yang mencakup nama domain tersebut.

Pada hosting yang mendukung SSL otomatis, sertifikat untuk domain tambahan dapat diterbitkan setelah DNS sudah mengarah ke server dengan benar. Namun, proses dan dukungan SSL dapat berbeda pada setiap penyedia hosting.

Contoh Park Domain

Misalnya sebuah perusahaan memiliki website:

faedahjaya.com

Kemudian perusahaan tersebut memiliki beberapa domain tambahan:

faedahjaya.id
faedahjaya.net
faedahjaya.co.id

Jika seluruh domain tersebut dikonfigurasi sebagai alias atau park domain, masing-masing domain dapat digunakan untuk mengakses website yang sama, sesuai konfigurasi server dan DNS.

Perbedaan Park Domain dan Addon Domain

Park domain dan addon domain sama-sama memungkinkan lebih dari satu domain digunakan dalam satu akun hosting, tetapi fungsi keduanya berbeda.

  • Park domain atau domain alias: domain tambahan menampilkan website yang sama dengan domain utama.
  • Addon domain: domain tambahan biasanya digunakan untuk website yang berbeda dan memiliki document root sendiri.

Jika ingin membuat website kedua yang benar-benar terpisah, addon domain lebih sesuai. Jika hanya ingin beberapa domain menampilkan website yang sama, domain alias atau park domain lebih tepat.

Perbedaan Park Domain dan Redirect

Park domain dan redirect juga memiliki perilaku yang berbeda. Pada park domain atau alias, domain tambahan dapat digunakan sebagai alamat yang mengakses website yang sama. Sementara itu, redirect mengarahkan pengunjung dari satu URL ke URL lainnya.

Contohnya, jika contoh.id menggunakan redirect ke contoh.com, browser pengunjung akan berpindah ke alamat contoh.com. Sedangkan pada konfigurasi alias, domain tambahan dapat tetap digunakan sebagai alamat akses sesuai konfigurasi server.

Park Domain Tidak Bisa Dibuka

Jika domain yang diparkir belum dapat digunakan, periksa beberapa hal berikut:

  1. Pastikan domain sudah terdaftar dan masih aktif.
  2. Pastikan domain sudah ditambahkan pada hosting.
  3. Periksa nameserver domain.
  4. Pastikan DNS mengarah ke server hosting yang benar.
  5. Periksa apakah perubahan DNS masih dalam proses propagasi.
  6. Pastikan SSL sudah mencakup domain tambahan.
  7. Periksa konfigurasi domain alias pada cPanel.

Apakah Park Domain Bisa Digunakan untuk Domain Berbeda Ekstensi?

Ya. Domain dengan ekstensi berbeda dapat digunakan sebagai domain tambahan selama domain tersebut tersedia, telah terdaftar, DNS dapat dikonfigurasi, dan layanan hosting mendukung penggunaannya.

Misalnya domain utama menggunakan contoh.com, sedangkan domain tambahan menggunakan contoh.id. Keduanya dapat dikonfigurasi untuk mengakses website yang sama jika server mendukung konfigurasi tersebut.

Apakah Park Domain Membuat Website Baru?

Tidak. Park domain tidak membuat website baru. Fungsinya adalah mengaitkan domain tambahan dengan website yang sudah ada. Karena itu, file website dan konten yang ditampilkan tetap berasal dari website utama sesuai konfigurasi server.

Tips Menggunakan Park Domain

  • Gunakan park domain untuk domain yang memang berkaitan dengan website utama.
  • Pastikan DNS setiap domain mengarah ke server yang benar.
  • Aktifkan HTTPS untuk seluruh domain yang digunakan.
  • Hindari menggunakan banyak domain tanpa tujuan yang jelas.
  • Periksa konfigurasi canonical jika beberapa domain menampilkan konten yang sama.
  • Gunakan redirect jika tujuan sebenarnya adalah memindahkan pengunjung ke satu domain utama.

Kesimpulan

Cara membuat park domain pada hosting umumnya dilakukan dengan menambahkan domain tambahan melalui menu Domains di cPanel sebagai Domain Alias. Setelah itu, DNS domain tersebut harus diarahkan ke server hosting agar dapat digunakan.

Park domain cocok ketika beberapa nama domain ingin digunakan untuk mengakses website yang sama. Jika membutuhkan website yang benar-benar terpisah, gunakan addon domain, sedangkan jika ingin memindahkan pengunjung ke domain utama, gunakan redirect.

FAQ

Apa itu park domain?

Park domain adalah fitur yang memungkinkan domain tambahan digunakan untuk mengakses website yang sama dengan domain utama.

Apakah park domain membuat website baru?

Tidak. Park domain menggunakan website yang sudah ada dan tidak membuat website baru secara terpisah.

Apa perbedaan park domain dan addon domain?

Park domain atau domain alias digunakan untuk mengakses website yang sama, sedangkan addon domain biasanya digunakan untuk membuat website yang berbeda dalam satu akun hosting.

Apakah park domain membutuhkan DNS?

Ya. Domain tambahan harus memiliki konfigurasi DNS yang mengarah ke server hosting agar dapat digunakan dengan benar.

Apakah park domain membutuhkan SSL?

Ya. Jika domain digunakan melalui HTTPS, sertifikat SSL harus mencakup domain tambahan tersebut.

  • 3105 Users Found This Useful
Was this answer helpful?

Related Articles

Cara Membuat Name Server Sendiri

Name Server atau NS merupakan bagian penting dalam sistem DNS yang berfungsi mengarahkan sebuah domain ke server yang digunakan untuk website atau layanan hosting. Dengan...


Cara Membuat SubDomain

Subdomain adalah bagian tambahan dari domain utama yang dapat digunakan untuk membuat website, aplikasi, blog, toko online, atau layanan tertentu secara terpisah. Misalnya,...


Cara Membuat Addon Domain

Addon Domain adalah fitur pada layanan hosting yang memungkinkan Anda menambahkan domain lain ke dalam satu akun hosting. Dengan Addon Domain, beberapa website dengan nama...


Cara Membuat Redirect Domain dengan .htaccess

Redirect domain dengan .htaccess adalah salah satu cara untuk mengarahkan pengunjung dari sebuah domain, URL, atau halaman tertentu ke alamat lain menggunakan konfigurasi...


Cara Membuat Database Mysql di cPanel

Database MySQL merupakan salah satu komponen penting dalam website yang menggunakan sistem dinamis seperti WordPress, aplikasi PHP, toko online, forum, dan berbagai aplikasi...


Apabila ada pertanyaan terkait artikel Cara Membuat Park Domain di cPanel dengan Mudah, atau ingin request pembuatan artikel lain terkait dengan pembahasan Cara Membuat Park Domain di cPanel dengan Mudah, Silakan hubungi kami melalui Submit a Ticket


Kembali ke Halaman Knowledgebase