Addon Domain adalah fitur pada layanan hosting yang memungkinkan Anda menambahkan domain lain ke dalam satu akun hosting. Dengan Addon Domain, beberapa website dengan nama domain yang berbeda dapat dikelola dari satu akun hosting, selama paket hosting yang digunakan mendukung fitur tersebut.

Contohnya, Anda memiliki domain utama domainutama.com dan ingin menambahkan domain lain bernama domainkedua.com. Jika paket hosting mendukung Addon Domain, domain kedua dapat ditambahkan ke akun hosting yang sama dan memiliki website serta Document Root sendiri.

Fitur ini sangat berguna bagi pemilik beberapa website, developer, maupun pengguna hosting yang ingin mengelola beberapa domain tanpa harus membuat akun hosting terpisah untuk setiap website.

Apa Itu Addon Domain?

Addon Domain adalah domain tambahan yang ditempatkan pada akun hosting yang sudah memiliki domain utama. Domain tambahan tersebut dapat digunakan untuk menjalankan website yang berbeda dari website pada domain utama.

Sebagai contoh, sebuah akun hosting memiliki:

  • Domain utama: domainutama.com
  • Addon Domain: domainkedua.com
  • Addon Domain: domainketiga.com

Ketiga domain tersebut dapat dikelola melalui satu akun cPanel apabila paket hosting dan konfigurasi server mengizinkannya.

Perlu dipahami bahwa Addon Domain bukan berarti domain tersebut menjadi bagian dari nama domain utama. Domain tetap memiliki nama dan konfigurasi DNS sendiri, sedangkan hostingnya menggunakan akun yang sama.

Fungsi Addon Domain

Addon Domain memiliki beberapa fungsi penting, terutama untuk mengelola lebih dari satu website dalam satu akun hosting.

1. Menjalankan Beberapa Website

Addon Domain memungkinkan Anda menjalankan website dengan domain berbeda dalam satu akun hosting. Setiap domain dapat memiliki file website dan Document Root masing-masing.

2. Menghemat Biaya Hosting

Jika kebutuhan resource tidak terlalu besar, menggunakan satu paket hosting untuk beberapa website dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan membeli satu akun hosting untuk setiap domain.

3. Memudahkan Pengelolaan Website

Beberapa website dapat dikelola dari satu akun cPanel sehingga pengaturan file, database, email, DNS, SSL, dan fitur hosting lainnya dapat dilakukan dari satu tempat, sesuai kemampuan paket hosting.

4. Cocok untuk Developer dan Pemilik Banyak Website

Developer atau pemilik bisnis yang mengelola beberapa website dapat memanfaatkan Addon Domain untuk menempatkan beberapa proyek dalam satu akun hosting.

Perbedaan Addon Domain, Subdomain, dan Parked Domain

Addon Domain sering disalahartikan sebagai Subdomain atau Parked Domain. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda.

Addon Domain

Addon Domain digunakan untuk menambahkan domain berbeda ke akun hosting dan biasanya memiliki website serta Document Root sendiri.

Contoh:

  • domainutama.com
  • domainkedua.com

Domain kedua dapat memiliki website yang berbeda dari domain utama.

Subdomain

Subdomain merupakan bagian dari domain utama.

Contoh:

  • blog.domainutama.com
  • shop.domainutama.com

Subdomain tetap menggunakan domain utama sebagai induknya.

Parked atau Alias Domain

Alias domain digunakan untuk membuat domain lain menampilkan website yang sama dengan domain utama. Domain tersebut tidak digunakan sebagai website yang sepenuhnya terpisah seperti Addon Domain.

Persiapan Sebelum Membuat Addon Domain

Sebelum menambahkan domain ke cPanel, pastikan beberapa persyaratan berikut sudah terpenuhi.

  • Domain tambahan sudah terdaftar dan aktif.
  • Anda memiliki akses untuk mengelola DNS domain.
  • Akun hosting mendukung Addon Domain.
  • Jumlah domain yang diperbolehkan oleh paket hosting belum mencapai batas.
  • Anda mengetahui nameserver atau konfigurasi DNS yang digunakan oleh hosting.
  • Anda sudah menentukan folder atau Document Root untuk website domain tambahan.

Jika paket hosting tidak mengizinkan Addon Domain, menu atau fitur tersebut mungkin tidak tersedia pada cPanel. Dalam kondisi tersebut, Anda perlu menggunakan paket hosting yang mendukung beberapa domain atau menghubungi penyedia hosting.

Cara Membuat Addon Domain di cPanel

Langkah berikut merupakan cara umum untuk menambahkan domain baru melalui cPanel. Tampilan cPanel dapat berbeda tergantung versi dan konfigurasi server yang digunakan.

1. Login ke cPanel

Masuk ke akun cPanel menggunakan username dan password hosting Anda.

Alamat akses cPanel biasanya diberikan oleh penyedia hosting. Pada beberapa konfigurasi, cPanel dapat diakses melalui alamat seperti:

https://domainutama.com/cpanel

Gunakan alamat login resmi yang diberikan oleh penyedia hosting Anda.

2. Buka Menu Domains

Setelah berhasil login, buka menu Domains. Pada versi cPanel tertentu, pengelolaan Addon Domain dilakukan langsung melalui halaman Domains.

Jika Anda menggunakan versi cPanel lama, mungkin tersedia menu khusus bernama Addon Domains.

3. Pilih Add Domain

Klik tombol Create A New Domain, Add Domain, atau pilihan yang setara sesuai tampilan cPanel Anda.

4. Masukkan Nama Domain

Masukkan domain yang ingin ditambahkan.

Contohnya:

domainkedua.com

Masukkan domain tanpa tambahan http:// atau https:// jika kolom cPanel meminta nama domain saja.

5. Tentukan Document Root

Document Root merupakan folder pada server yang digunakan untuk menyimpan file website Addon Domain.

Contohnya:

/public_html/domainkedua.com

Dengan struktur tersebut, file website untuk domainkedua.com dapat ditempatkan pada folder yang berbeda dari website utama.

Gunakan lokasi Document Root yang sesuai dengan struktur hosting Anda. Hindari mengarahkan beberapa website ke folder yang sama jika Anda ingin masing-masing website berdiri secara terpisah.

6. Buat Addon Domain

Setelah nama domain dan Document Root sudah benar, klik Create atau tombol yang tersedia untuk menyimpan konfigurasi.

Jika proses berhasil, domain baru akan muncul dalam daftar domain pada cPanel.

Cara Mengarahkan DNS Addon Domain ke Hosting

Setelah Addon Domain dibuat di cPanel, domain tersebut tetap harus diarahkan ke server hosting agar dapat menampilkan website.

Metode yang digunakan bergantung pada tempat DNS domain dikelola.

Menggunakan Nameserver Hosting

Jika DNS domain dikelola melalui registrar dan Anda ingin menggunakan DNS dari hosting, Anda dapat mengarahkan nameserver domain ke nameserver yang diberikan oleh penyedia hosting.

Contohnya:

  • ns1.example-hosting.com
  • ns2.example-hosting.com

Gunakan nameserver aktual yang diberikan oleh penyedia hosting Anda, bukan contoh di atas.

Menggunakan DNS Record

Jika DNS tetap dikelola menggunakan layanan DNS eksternal, Anda dapat mengarahkan domain menggunakan DNS record yang sesuai, misalnya A Record menuju IP server hosting.

Konfigurasi DNS harus disesuaikan dengan arsitektur server dan petunjuk dari penyedia hosting.

Cara Upload Website ke Addon Domain

Setelah Addon Domain berhasil dibuat, Anda dapat mengunggah file website ke Document Root yang telah ditentukan.

Misalnya Document Root adalah:

/public_html/domainkedua.com

Maka file seperti:

  • index.html
  • index.php
  • file CSS
  • file JavaScript
  • gambar
  • file aplikasi website lainnya

dapat ditempatkan di dalam folder tersebut.

File utama website sebaiknya berada pada Document Root yang benar agar server dapat menampilkan halaman website ketika domain diakses.

Cara Install WordPress pada Addon Domain

Addon Domain juga dapat digunakan untuk memasang CMS seperti WordPress. Setelah domain berhasil dibuat dan DNS sudah mengarah ke hosting, WordPress dapat diinstal pada Document Root Addon Domain tersebut.

Secara umum prosesnya meliputi:

  1. Buat Addon Domain.
  2. Pastikan DNS domain sudah mengarah ke hosting.
  3. Tentukan Document Root.
  4. Upload atau install WordPress pada folder tersebut.
  5. Buat database jika diperlukan.
  6. Selesaikan konfigurasi WordPress.
  7. Aktifkan SSL dan gunakan HTTPS.

Apakah Addon Domain Bisa Menggunakan SSL?

Ya. Addon Domain dapat menggunakan SSL certificate agar website dapat diakses menggunakan HTTPS, selama konfigurasi server dan layanan hosting mendukung SSL untuk domain tersebut.

Setelah domain berhasil mengarah ke server, periksa menu SSL/TLS atau fitur otomatis seperti AutoSSL jika tersedia pada cPanel.

Setelah sertifikat aktif, website dapat diakses menggunakan:

https://domainkedua.com

Berapa Banyak Addon Domain yang Bisa Dibuat?

Jumlah Addon Domain yang dapat dibuat tergantung pada paket hosting dan konfigurasi server. Ada paket hosting yang mengizinkan beberapa domain, sedangkan paket lainnya mungkin memiliki batas jumlah domain tertentu.

Selain batas jumlah domain, Anda juga perlu memperhatikan resource seperti CPU, RAM, storage, inode, bandwidth, database, dan proses PHP. Menambahkan banyak website ke satu akun tidak otomatis berarti server mampu menjalankan semuanya dengan baik.

Masalah Umum Addon Domain

Addon Domain Tidak Bisa Dibuat

Jika Addon Domain tidak dapat dibuat, periksa apakah paket hosting Anda mendukung fitur tersebut dan apakah batas jumlah domain sudah tercapai.

Domain Menampilkan Error atau Website Tidak Muncul

Periksa DNS domain dan pastikan domain mengarah ke server hosting yang benar. Periksa juga Document Root dan pastikan file website berada pada folder yang sesuai.

Domain Menampilkan Website Domain Utama

Jika domain tambahan justru menampilkan website domain utama, periksa kembali konfigurasi domain dan Document Root. Pastikan domain tambahan tidak diarahkan ke folder website utama secara tidak sengaja.

HTTPS Belum Aktif

Jika domain sudah dapat dibuka tetapi HTTPS belum aktif, periksa status SSL pada cPanel. Pastikan DNS sudah mengarah dengan benar sehingga sistem SSL dapat melakukan validasi domain.

Domain Belum Bisa Diakses Setelah DNS Diubah

Perubahan DNS membutuhkan waktu untuk diperbarui pada berbagai DNS resolver. Proses ini disebut DNS propagation. Waktu propagasi dapat berbeda-beda tergantung konfigurasi DNS dan cache yang digunakan.

Tips Menggunakan Addon Domain

  • Gunakan Document Root yang berbeda untuk setiap website.
  • Pastikan DNS setiap domain mengarah ke server yang benar.
  • Gunakan HTTPS pada setiap website.
  • Jaga keamanan setiap website dan CMS yang digunakan.
  • Lakukan backup secara berkala.
  • Pantau penggunaan resource hosting jika menjalankan banyak website.
  • Jangan menambahkan website melebihi kemampuan resource paket hosting.

Kesimpulan

Cara membuat Addon Domain di cPanel dapat dilakukan dengan menambahkan domain baru melalui menu Domains atau Addon Domains, kemudian menentukan Document Root untuk menyimpan file website.

Setelah Addon Domain dibuat, pastikan DNS domain mengarah ke server hosting. Setelah DNS aktif, Anda dapat mengunggah website atau memasang aplikasi seperti WordPress pada Document Root yang telah ditentukan.

Addon Domain merupakan solusi praktis untuk mengelola beberapa website dalam satu akun hosting. Namun, jumlah domain dan performa website tetap bergantung pada fitur serta resource paket hosting yang digunakan.

  • 12196 Users Found This Useful
Was this answer helpful?

Related Articles

Cara Membuat Name Server Sendiri

Name Server atau NS merupakan bagian penting dalam sistem DNS yang berfungsi mengarahkan sebuah domain ke server yang digunakan untuk website atau layanan hosting. Dengan...


Cara Membuat SubDomain

Subdomain adalah bagian tambahan dari domain utama yang dapat digunakan untuk membuat website, aplikasi, blog, toko online, atau layanan tertentu secara terpisah. Misalnya,...


Cara Membuat Parked Domain

Park domain adalah fitur hosting yang memungkinkan sebuah domain tambahan menggunakan website yang sama dengan domain utama. Dengan park domain, dua atau lebih nama domain...


Cara Membuat Redirect Domain dengan .htaccess

Redirect domain dengan .htaccess adalah salah satu cara untuk mengarahkan pengunjung dari sebuah domain, URL, atau halaman tertentu ke alamat lain menggunakan konfigurasi...


Cara Membuat Database Mysql di cPanel

Database MySQL merupakan salah satu komponen penting dalam website yang menggunakan sistem dinamis seperti WordPress, aplikasi PHP, toko online, forum, dan berbagai aplikasi...


Apabila ada pertanyaan terkait artikel Cara Membuat Addon Domain, atau ingin request pembuatan artikel lain terkait dengan pembahasan Cara Membuat Addon Domain, Silakan hubungi kami melalui Submit a Ticket


Kembali ke Halaman Knowledgebase