Database MySQL merupakan salah satu komponen penting dalam website yang menggunakan sistem dinamis seperti WordPress, aplikasi PHP, toko online, forum, dan berbagai aplikasi berbasis web lainnya. Database digunakan untuk menyimpan data seperti akun pengguna, artikel, produk, pengaturan website, transaksi, dan informasi lainnya.

Pada layanan hosting dengan cPanel, pembuatan database MySQL dapat dilakukan melalui menu MySQL Databases. Selain database, biasanya diperlukan database user serta hak akses user agar aplikasi dapat membaca dan menulis data dengan benar.

Apa Itu Database MySQL?

MySQL adalah sistem manajemen database relasional yang banyak digunakan dalam pengembangan website. Data disimpan dalam tabel yang terdiri dari baris dan kolom, sehingga aplikasi dapat menyimpan, mencari, memperbarui, dan mengelola informasi secara terstruktur.

Dalam sebuah website PHP, database MySQL biasanya bekerja bersama PHP untuk memproses dan menampilkan data kepada pengunjung.

Apa Saja yang Dibutuhkan?

Sebelum membuat database MySQL di cPanel, siapkan beberapa informasi berikut:

  • Akses login ke cPanel.
  • Nama database yang akan digunakan.
  • Nama database user.
  • Password database user.
  • Informasi aplikasi atau website yang akan menggunakan database.

Jika database digunakan untuk instalasi aplikasi tertentu, perhatikan juga konfigurasi yang disyaratkan oleh aplikasi tersebut.

Cara Membuat Database MySQL di cPanel

Berikut langkah umum untuk membuat database MySQL melalui cPanel.

  1. Login ke cPanel.
  2. Cari bagian Databases.
  3. Klik menu MySQL Databases.
  4. Pada bagian Create New Database, masukkan nama database.
  5. Klik Create Database.
  6. Database akan muncul pada daftar database yang tersedia.

Nama database pada hosting cPanel sering kali menggunakan format dengan prefix akun hosting. Misalnya, jika prefix akun adalah userhosting dan nama database yang dibuat adalah website, nama database yang sebenarnya dapat menjadi:

userhosting_website

Gunakan nama database lengkap tersebut ketika melakukan konfigurasi aplikasi.

Cara Membuat User MySQL di cPanel

Setelah database dibuat, langkah berikutnya adalah membuat database user. User tersebut digunakan aplikasi untuk melakukan koneksi ke database.

  1. Buka kembali menu MySQL Databases.
  2. Cari bagian MySQL Users.
  3. Pada bagian Add New User, masukkan username.
  4. Buat password yang kuat.
  5. Klik Create User.

Sama seperti nama database, username MySQL pada cPanel biasanya menggunakan prefix akun hosting.

Contohnya:

userhosting_dbuser

Cara Menghubungkan User dengan Database

Membuat database dan user saja belum cukup. User harus diberikan akses ke database agar aplikasi dapat menggunakannya.

  1. Buka menu MySQL Databases.
  2. Cari bagian Add User To Database.
  3. Pilih user database yang telah dibuat.
  4. Pilih database yang ingin digunakan.
  5. Klik Add.
  6. Pilih hak akses yang diperlukan.
  7. Untuk aplikasi yang membutuhkan akses penuh, pilih ALL PRIVILEGES jika memang sesuai kebutuhan.
  8. Klik Make Changes.

Setelah langkah tersebut selesai, user sudah memiliki hak akses terhadap database sesuai privilege yang diberikan.

Apa Itu Database Privileges?

Privileges adalah hak akses yang menentukan tindakan apa saja yang boleh dilakukan oleh user terhadap database. Beberapa hak akses MySQL yang umum antara lain:

  • SELECT — membaca data.
  • INSERT — menambahkan data.
  • UPDATE — mengubah data.
  • DELETE — menghapus data.
  • CREATE — membuat tabel atau objek database tertentu.
  • ALTER — mengubah struktur tabel.
  • DROP — menghapus tabel atau objek tertentu.

Untuk instalasi aplikasi tertentu, kebutuhan privilege dapat berbeda. Gunakan hak akses sesuai kebutuhan aplikasi dan prinsip keamanan yang diterapkan pada hosting.

Cara Melihat Database di phpMyAdmin

Setelah database dibuat, database dapat dikelola melalui phpMyAdmin jika fitur tersebut tersedia pada cPanel.

  1. Login ke cPanel.
  2. Buka bagian Databases.
  3. Klik phpMyAdmin.
  4. Pilih database yang ingin diperiksa pada panel sebelah kiri.
  5. Database dan tabel yang tersedia akan ditampilkan.

phpMyAdmin dapat digunakan untuk melihat tabel, menjalankan query SQL, mengimpor database, mengekspor database, serta melakukan pengelolaan data sesuai hak akses yang tersedia.

Cara Menghubungkan Database MySQL dengan Website

Setelah database, user, dan privilege dibuat, informasi tersebut dapat digunakan dalam konfigurasi aplikasi website.

Pada aplikasi PHP, informasi koneksi umumnya terdiri dari:

  • Database Host
  • Database Name
  • Database Username
  • Database Password
  • Database Port jika aplikasi memerlukannya

Untuk hosting yang menggunakan konfigurasi MySQL standar, database host sering menggunakan:

localhost

Namun, nilai host dapat berbeda tergantung konfigurasi server hosting. Jika penyedia hosting memberikan informasi database host tertentu, gunakan nilai yang diberikan tersebut.

Contoh Konfigurasi Database pada PHP

Contoh sederhana koneksi database menggunakan PHP dapat terlihat seperti berikut:

<?php

$host = "localhost";
$dbname = "userhosting_website";
$username = "userhosting_dbuser";
$password = "PASSWORD_DATABASE";

$conn = new mysqli($host, $username, $password, $dbname);

if ($conn->connect_error) {
    die("Koneksi database gagal.");
}

echo "Database berhasil terhubung.";

?>

Contoh tersebut hanya untuk menjelaskan konsep koneksi. Pada aplikasi produksi, kredensial database sebaiknya disimpan dan dikelola dengan cara yang aman sesuai arsitektur aplikasi.

Cara Membuat Database untuk WordPress di cPanel

WordPress membutuhkan database untuk menyimpan berbagai data website. Database dapat dibuat secara manual melalui cPanel sebelum proses instalasi WordPress.

Secara umum, langkahnya adalah:

  1. Buat database MySQL.
  2. Buat database user.
  3. Hubungkan user dengan database.
  4. Berikan privilege yang diperlukan.
  5. Gunakan nama database, username, dan password tersebut saat konfigurasi WordPress.

Jika menggunakan installer otomatis seperti Softaculous yang tersedia pada sebagian layanan hosting, proses pembuatan database dapat dilakukan secara otomatis oleh installer.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Access Denied for User

Pesan Access denied biasanya menunjukkan adanya masalah pada username, password, nama database, host, atau hak akses database.

Periksa kembali seluruh informasi koneksi dan pastikan user sudah ditambahkan ke database.

Unknown Database

Kesalahan Unknown database terjadi ketika aplikasi mencoba mengakses nama database yang tidak tersedia atau nama database yang dimasukkan tidak sesuai.

Perhatikan prefix akun cPanel karena nama database yang digunakan aplikasi mungkin berbeda dari nama pendek yang dimasukkan ketika membuat database.

Database User Belum Memiliki Privilege

Jika user sudah dibuat tetapi belum ditambahkan ke database, aplikasi tidak akan dapat mengakses database tersebut.

Gunakan menu Add User To Database untuk menghubungkan user dengan database dan berikan privilege yang sesuai.

Password Database Salah

Jika password database user berubah, konfigurasi aplikasi juga harus diperbarui. Pastikan password yang digunakan aplikasi sama dengan password user MySQL yang aktif.

Tips Keamanan Database MySQL

  • Gunakan password database yang kuat dan unik.
  • Jangan membagikan username dan password database kepada pihak yang tidak berkepentingan.
  • Jangan menyimpan kredensial database di file yang dapat diakses langsung oleh pengunjung.
  • Berikan privilege sesuai kebutuhan aplikasi.
  • Lakukan backup database secara berkala.
  • Hindari menjalankan query SQL yang tidak diketahui sumbernya.
  • Perbarui aplikasi, CMS, plugin, dan komponen server sesuai kebutuhan.

Database MySQL vs Database User

Database dan database user merupakan dua hal yang berbeda. Database adalah tempat penyimpanan data, sedangkan database user merupakan akun yang digunakan untuk mengakses database tersebut.

Komponen Fungsi
Database Tempat menyimpan tabel dan data aplikasi.
Database User Akun yang digunakan untuk mengakses database.
Privileges Menentukan tindakan yang boleh dilakukan user terhadap database.

Apakah Satu User Bisa Mengakses Beberapa Database?

Dalam konfigurasi MySQL pada cPanel, sebuah user dapat diberikan akses ke lebih dari satu database jika konfigurasi dan kebutuhan hosting mengizinkannya.

Namun, untuk pengelolaan yang lebih terstruktur, penggunaan user secara terpisah untuk aplikasi yang berbeda dapat menjadi pilihan yang lebih baik apabila didukung oleh kebutuhan dan konfigurasi server.

Apakah Satu Database Bisa Digunakan Beberapa Website?

Secara teknis, satu database dapat digunakan oleh beberapa website jika aplikasi dan struktur databasenya memang dirancang untuk penggunaan tersebut. Namun, untuk website yang berdiri sendiri, biasanya lebih mudah dikelola jika setiap aplikasi memiliki database sendiri.

Pemisahan database membantu pengelolaan, backup, pemeliharaan, dan isolasi data antar aplikasi.

Cara Menghapus Database MySQL di cPanel

Jika sebuah database sudah tidak digunakan, database dapat dihapus melalui menu MySQL Databases.

  1. Login ke cPanel.
  2. Buka MySQL Databases.
  3. Cari database yang ingin dihapus.
  4. Pilih opsi Delete atau opsi penghapusan yang tersedia.
  5. Konfirmasi penghapusan.

Perhatian: menghapus database dapat menyebabkan kehilangan data secara permanen. Pastikan database benar-benar tidak digunakan dan lakukan backup terlebih dahulu jika data masih diperlukan.

Kesimpulan

Cara membuat database MySQL di cPanel pada dasarnya terdiri dari tiga tahap utama, yaitu membuat database, membuat database user, kemudian menghubungkan user tersebut dengan database dan memberikan privilege yang sesuai.

Setelah database siap, informasi seperti nama database, username, password, dan database host dapat digunakan untuk menghubungkan website atau aplikasi dengan MySQL. Pastikan konfigurasi dilakukan dengan benar dan kredensial database dijaga agar keamanan website tetap terpelihara.

FAQ

Apa itu database MySQL di cPanel?

Database MySQL di cPanel adalah database yang dibuat dan dikelola melalui panel hosting untuk digunakan oleh website atau aplikasi yang membutuhkan penyimpanan data terstruktur.

Bagaimana cara membuat database MySQL di cPanel?

Login ke cPanel, buka menu MySQL Databases, buat database baru, kemudian buat database user dan hubungkan user tersebut dengan database menggunakan privilege yang sesuai.

Apakah membuat database saja sudah cukup?

Belum tentu. Website biasanya juga membutuhkan database user yang memiliki akses terhadap database tersebut agar aplikasi dapat melakukan koneksi dan mengelola data.

Apa itu database user?

Database user adalah akun yang digunakan aplikasi untuk mengakses database MySQL. User harus diberikan privilege yang sesuai sebelum dapat digunakan oleh aplikasi.

Apa fungsi Add User To Database di cPanel?

Fitur tersebut digunakan untuk menghubungkan database user dengan database tertentu dan memberikan hak akses atau privileges kepada user tersebut.

Apa database host MySQL di cPanel?

Pada banyak konfigurasi hosting, database host menggunakan localhost. Namun, nilai tersebut dapat berbeda tergantung konfigurasi server, sehingga sebaiknya gunakan informasi database host yang diberikan oleh penyedia hosting.

Kenapa muncul error Access denied for user?

Biasanya karena username, password, nama database, database host, atau privilege yang digunakan aplikasi tidak sesuai. Periksa kembali konfigurasi koneksi database dan pastikan user sudah memiliki akses ke database.

Apakah database MySQL bisa dikelola melalui phpMyAdmin?

Ya. Jika phpMyAdmin tersedia pada cPanel, database dapat dikelola melalui phpMyAdmin, termasuk melihat tabel, mengelola data, menjalankan query SQL, serta melakukan import dan export database.

  • 2390 Users Found This Useful
Apakah artikel ini membantu?

Artiel Terkait

Cara Membuat Name Server Sendiri

Name Server atau NS merupakan bagian penting dalam sistem DNS yang berfungsi mengarahkan sebuah domain ke server yang digunakan untuk website atau layanan hosting. Dengan...


Cara Membuat SubDomain

Subdomain adalah bagian tambahan dari domain utama yang dapat digunakan untuk membuat website, aplikasi, blog, toko online, atau layanan tertentu secara terpisah. Misalnya,...


Cara Membuat Addon Domain

Addon Domain adalah fitur pada layanan hosting yang memungkinkan Anda menambahkan domain lain ke dalam satu akun hosting. Dengan Addon Domain, beberapa website dengan nama...


Cara Membuat Parked Domain

Park domain adalah fitur hosting yang memungkinkan sebuah domain tambahan menggunakan website yang sama dengan domain utama. Dengan park domain, dua atau lebih nama domain...


Cara Membuat Redirect Domain dengan .htaccess

Redirect domain dengan .htaccess adalah salah satu cara untuk mengarahkan pengunjung dari sebuah domain, URL, atau halaman tertentu ke alamat lain menggunakan konfigurasi...


Apabila ada pertanyaan terkait artikel Cara Membuat Database MySQL di cPanel dengan Mudah, atau ingin request pembuatan artikel lain terkait dengan pembahasan Cara Membuat Database MySQL di cPanel dengan Mudah, Silakan hubungi kami melalui Submit a Ticket


Kembali ke Halaman Knowledgebase